This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 17 Mei 2017

Beberapa Tari Tradisional Jawa Barat

10 Tari Tradisional dari Jawa Barat

Jawa Barat memiliki beragam kesenian pertunjukan yang perlu kita kenal dan bersama-sama kita lestarikan agar tidak musnah tergerus oleh budaya-budaya barat yang belum tentu sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia.
Salah satu kesenian yang dimiliki oleh Jawa Barat adalah seni tari tradisional. Beragam seni tari berkembang di masyarakat Jawa Barat. Sebagian dari pertunjukan tari tradisional tersebut memang merupakan warisan seni dan tradisi secara turun temurun, ada pula tari tradisional Jawa Barat yang merupakan sebuah karya cipta dan kreatifitas pelaku seni. 
Sebagai provinsi penyangga Ibu Kota Negara yang memiliki pertumbuhan industri yang cepat, Jawa Barat berpotensi untuk kehilangan jati diri dan beragam kesenian termasuk seni tari tradisional. Oleh sebab itu, semoga catatan pada artikel ini bisa mengingatkan kita, bahwa kita memiliki budaya dan kesenian yang perlu dipertahankan. Beberapa tari tradisional dari Jawa Barat yang berhasil kami himpun antara lain :

1. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Topeng Cirebon


Tari Topeng Cirebon merupakan tarian tradisional yang sudah dikenal sejak zaman dahulu. Tarian ini diyakini masyarakat Cirebon telah ada sejak kesultanan Cirebon. Disebut dari topeng karena para penarinya menggunakan topeng saat beraksi. Pada pertunjukan tari topeng Cirebon ini, penarinya disebut sebagai dalang. Hal ini disebabkan karena pada pertunjukan tari topeng biasanya penari menggunakan beberapa topeng yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Pada umumnya penari tari topeng menggunakan 3 topeng yang digunakan secara simultan. Diawali dengan topeng warna putih, kemudian biru dan ditutup dengan topeng warna merah. Setiap perganian warna topeng yang dikenakan, gamelan yang ditabuh pun semakin keras sebagai perlambang dari karakter tokoh yang diperankan.

Musik pengiring tari topeng Cirebon ini adalah menggunakan gamelan khas Cirebon. Tradisi pertunjukan Tari Topeng Cirebon ini telah berkembang dan menyebar di daerah daerah Subang, Indramayu, Jatibarang, Majalengka, Losari, dan Brebes. Perkembangan tari topeng tersebut menyebabkan munculnya berbagai variasi dan gaya tari topeng yang akan dibahas tersendiri dimasa mendatang.


2. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Merak


Tari merak dari Jawa Barat ini diciptakan oleh seorang tokoh seni Raden Tjetjep Somantri pada tahun 1950. Namun dalam perjalanan waktu dan sejarah Tari Merak ini mengalami beberapa kali revisi diantaranya Tari Merak yang telah dibuat ulang oleh Irawati Durban pada tahun 1965.

Dinamakan tari merak karena tarian ini menggambarkan kecantikan dan keindahan burung merak. Para penari tarian tradisional ini menggunakan kostum yang juga mirip dengan bulu burung merak.

 3. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Wayang


Tari wayang mulai dikenal masyarakat pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16 oleh Syekh Syarif Hidayatullah, yang kemudian disebarkan oleh seniman keliling yang datang ke daerah Sumedang, Garut, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya. Disebut tari wayang karena para penari mengenakan kostum dan melakukan gerak tari yang menggambarkan tokoh / karakter wayang yang dikenal masyarakat di Jawa Barat.
Pada awalnya tari wayang ini dimainkan pada saat pertunjukan wayang orang, namun pada perkembangannya kemudian tari wayang menjadi satu pertunjukan seni terse

Tari Wayang dapat dimainkan secara tunggal, berpasangan maupun masal. Sedangkan karakter yang dimainkan oleh pemain terdiri dari beragam karakter pria dan wanita.  Karakter tari wanita terdiri dari Putri Lungguh untuk tokoh Subadra dan Arimbi serta ladak untuk tokoh Srikandi. Sedangkan karakter tari pria terdiri dari : Satria Lungguh untuk tokoh Arjuna, Abimanyu, dan Arjuna Sastrabahu. Satria Ladak Lungguh untuk tokoh Arayana, Nakula dan Sadewa Satria Ladak Dengah/Kasar untuk tokoh Jayanegara, Jakasono, Diputi Karna dan sebagainya Monggawa Dengah/Kasar seperti Baladewa dan Bima Monggawa Lungguh seperti Antareja dan Gatotkaca Denawa Raja seperti Rahwana dan Nakula Niwatakawaca. 

4. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Ketuk Tilu

Tari Ketuk tilu merupakan tarian tradisi Jawa Barat khususnya wilayah Priyangan, Bogor dan Purwakarta. Pertunjukan tari Ketuk Tilu terdiri dari penari wanita yang biasa disebut ronggeng dan nayaga sebagai pengiring musik.
Pertunjukan ketuk tilu biasanya dilakukan diarea terbuka baik didalam maupun diluar ruangan, ronggeng biasanya akan menari mengitari lampu yang berkaki (sunda = obor).
Pada pertunjukan Ketuk Tilu pertama dilakukan tatalu (membunyikan alat musik) dengan tujuan untuk memanggil penonton. Setelah para penonton banyak pertunjukan akan diawali dengan tari pembuka, yaitu para penari wanita (Ronggeng) memasuki gelanggang, menari bersama mengitari lampu oncor, gerakan tarinya disebut jajangkungan dan wawayangan dan gerakannya sudah ditata terlebih dahulu, dengan tempo irama lambat.
Setelah tarian pembuka baru dilakukan tari bersama antara ronggeng dan penonton laki-laki, dan acara puncak disebut dengan parembut ronggeng. Dalam acara tersebut para penonton berebut untuk menari dengan ronggeng pilihan mereka.

5. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Jaipong

Tari Jaipong adalah tari tradisional dari Jawa Barat yang dasarnya adalah tari Ketuk Tilu. Tari Jaipong merupakan buah kreativitas seniman Jawa Barat Gugum Gumbira. Pada awal perkembangannya tari jaipong juga disebut ketuk tilu. Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong" yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri).
Saat ini tari jaipong sudah menjadi ikon tarian di Jawa Barat. Tarian ini banyak ditampilkan baik pada acara perhelatan yang dilakukan masyarakat maupun pemerintah Jawa Barat.

6. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Keurseus


Tari Keurseus merupakan tarian tradisional Jawa Barat yang disusun oleh R. Sambas Wirakoesoemah, lurah Rancaekek (Bandung) tahun 1915-1920 dan 1926-1935. Beliau adalah putra Nyi Raden Ratnamirah dan Raden Mintapradjakoesoemah, wedana Tanjungsari, Sumedang.

Pada awalnya dikenal tari tayub/tayuban yaitu tarian yang dilakukan oleh para menak (pejabat). Pada tahun 1905-1913, Wirakoesoemah belajar tari kepada Uwanya, Rd. Hj. Koesoemaningroem, penari di Kabupaten Sumedang dan ia juga belajar pada Sentana (Wentar), pengamen Topeng dari Palimanan, Cirebon tahun 1914. Dari bekal belajar tari itu, kemudian ia menyusun dan merapikan tari Tayub yang pada masanya sering dilakukan oleh para penari yang sudah dipengaruhi oleh minuman keras dan menari tanpa ada gerakan dasar. Dengan tujuan untuk menata budi para menak maka R.Sambas Wirakoesoemah mendirikan perguruan tari.

Perguruan tarinya diberi nama Wirahmasari yang didirikan tahun 1920 di Rancaekek dengan murid-muridnya yang kebanyakan berasal dari kalangan menak yang kemudian menyebarkannya ke seluruh Tatar Sunda. Pelajaran yang diajarkan secara sistematis pada murid muridnya dalam bahasa Belanda dikenal dengan istilah Cursus. Dalam lafal sunda menjadi Keurseus, sehingga tari yang diajarkan di Wirahmasari ini kemudian dikenal dengan nama Tari Keurseus.

7. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Buyung

 Tari buyung adalah tarian tradisional Jawa Barat yang biasanya dilakukan pada acara puncak pada upacara seren taun yang dilakukan masyarakat Jawa Barat. Tarian ini merupakan kreasi dari Emalia Djatikusumah, istri dari Pangeran Djatikusumah salah seorang sesepuh adat. 
Tarian ini menggambarkan para gadis desa yang mandi dan mengambil air bersama-sama dicurug (air terjun) Ciereng dengan menggunakan buyung (tempat air dari logam/tanah liat)

8. Tari Tradisional Jawa Barat - Ronggeng Bugis

Ronggeng Bugis atau Tari Telik Sandi adalah salah satu tari tradisional yang bersifat komedi dari Cirebon. Tarian ini bersifat komedi karena dimainkan oleh penari laki-laki sebanyak 12 - 20 orang dengan dandanan dan gaya menari layaknya perempuan. Namun jangan salah  walaupun bergaya wanita, makeup yang dipergunakan oleh penari tidak kelihatan cantik justru bisa dibilang mirip baduk yang mengundang gelak tawa.

Asal mula tari Ronggeng Bugis, dilatarbelakangi ketegangan yang terjadi antara kerajaan Cirebon dengan Kerajaan Islam. Sunan Gunung Djati sebagai Raja Cirebon saat itu menyuruh seorang kerabat kerajaan yang berasal dari Bugis untuk memata-matai atau saat itu dikenal dengan istilah telik sandi Kerajaan Pajajaran. Waditra / pengiring musik yang dipakai pada pertunjukan tari telik sandi / ronggeng bugis ini adalah alat musik tradisional dari Jawa Barat  antara lain Kelenang, Gong kecil, Kendang, Kecil, dan Kecrek.

9. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Sintren

Tari Sintren adalah tarian tradisional masyarakat Jawa khususnya Cirebon Jawa Barat. Tari ini juga disebut dengan lais yaitu bentuk tari-tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono.

Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawang dengan diiringi gending 6 orang. Gadis tersebut dimasukkan ke dalam kurungan ayam yang berselebung kain. Pawang/dalang kemudian berjalan memutari kurungan ayam itu sembari merapalkan mantra memanggil ruh Dewi Lanjar. Jika pemanggilan ruh Dewi Lanjar berhasil, maka ketika kurungan dibuka, sang gadis tersebut sudah terlepas dari ikatan dan berdandan cantik, lalu menari diiringi gending

10. Tari Tradisional Jawa Barat - Tari Sampiung

Tari Sampiung adalah tari tradisional Jawa Barat pada zaman dahulu yang dipertunjukan sebagai kelengkapan upacara hari-hari penting seperti Seren Taun, Pesta Panen, Ngaruat, Rebo Wekasan, bahkan pada hari raya kenegaraan seperti pada perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan RI.

Asal mula nama Tari Sampiung karena lagu pengiringnya berjudul Sampiung. Kadang disebut juga Tari Ngekngek, karena waditra pengiringnya adalah Tarawangsa (alat Gesek, seperti Rebab) yang biasa disebut Ngekngek. Sebagian orang menyebutnya Tari Jentreng, karena salah satu waditra pengiringnya adalah Jentreng, yaitu alat petik berupa kacapi dengan ukuran kecil, yang juga biasa dipinjam namanya untuk nama tarian yang ditampilkan.

Lirik Lagu Warung Pojok

Lagu Daerah Jawa Barat -Warung Pojok (Cipt ... )


Akeh wong padha kedanan masakan,
akeh wong padha kelingan pelayan
Ora klalen kesopanan ning sekabeh lelangganan
Yen balik tas jalan-jalan mingguan
mumpung bae tas gajian kaulan
Warung Pojok go ampiran etung-etung ke kenalan
Tobat dhendhenge emi rebuse,
Sega gorenge dhaginge gedhe gedhe
Adhuh kopie, tobat bukete
Adhuh manise persis kaya pelayane
Pura-pura mata mlirik meng dhuwur
padhahal ati ketarik lan ngawur
Nginum kopi mencok nyembur kesebab
nyasar meng cungur
Tobat dhendhenge emi rebuse
Sega gorenge dhaginge gedhe gedhe
Adhuh kopie tobat bukete
Adhuh manise persis kaya pelayane

Lirik Lagu Tokecang

Lagu Daerah Jawa Barat - Tokecang (Cipt. ..... )


Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong

Aya listrik di masigit meuni caang katingalna
Aya istri jangkung alit karangan dina pipina

Tokecang tokecang bala gendir tosblong
Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong

Lirik Lagu Sapu Nyere Pegat Simpay

Lagu Daerah Jawa Barat -Sapu Nyere Pegat Simpay (Cipt. Sambas Mangundikarta)

Ririungan urang karumpul
Meungpeung deukeut hayu urang sosonoan
Macangkrama bari ngawadul
Urang silih tempas silih aledan
Moal lila jeung babaturan
Hiji wanci anu geus ditangtukeun
Bakal pisah bakal pajauh
Bakal mopohokeun katineung urang
Sapu nyere pegat simpai, bakal kasorang
Takdir ti gusti hyang widi, pasti kalakon
Urang rek papisah, urang rek pajauh
Meungpeung deukut, hayu urang sosonoan

Lirik Lagu Pileuleuyan

Lagu Daerah Jawa Barat - Pileuleuyan (Cipt Mus K. Wirya)

Hayu batur hayu batur
Urang kumpul sarerea
Hayu batur hayu batur
Urang sosonoan heula

Pileuleuyan pileuleuyan
Sapu nyere pegat simpay
Pileuleuyan pileuleuyan
Paturay patepang deui

Amit mundur amit mundur
Amit ka jalma nu rea
Amit mundur amit mundur
Da kuring arek ngumbara

Lirik Lagu Peuyeum Bandung

Lagu Daerah Jawa Barat - Peuyeum Bandung (Cipt. Sambas)

Dimana-mana
Di kampung di kota
Tos kakoncara
Ku nikmat rasana
Sampeu asalna
Teu direka-reka
Naon namina
Duh matak kabita
Peuyeum Bandung kamashur
Pangaosna teu luhur
Ku sadaya kagaleuh
Sepuh jeung murangkalih
Mangga cobian
Bilih panasaran
Peuyeum ti Bandung
Henteu sambarangan

Lirik Lagu Panon Hideung

Lagu Daerah Jawa Barat - Panon Hideung (Cipt Ismail Marzuki)

Panon hideung pipi koneng
Irung mancung Putri Bandung
Putri saha di mana bumina
Abbi reseup kaanjeunna
Siang wengi kaimpi-impi
Hate abdi sara redih
Teuemut dahar
Teuemut nginum
Emut kanu geulis
Panon Hideung

Lirik Lagu Neng Geulis

Lagu Daerah Jawa Barat - Neng Geulis (Cipt. Iar Winarsih)


Neng geulis pujaan eungkang
Neng geulis akang hoyong tepang
Upami teu aya pamengan
Langkung sae urang keunalan

Neng geulis pujaan eungkang
neng geulis akang hoyong teupang
upami teuaya pamengan
sasih paun yu urang tunangan

eta saha anu acuk bodas
eta saha snu acuk kayas
pipi koneng irung mancung
putri Bandung

Neng geulis pujaan eungkang
neng geulis akang hoyong teupang
upami teuaya pamengan
sasih paun yu urang tunangan

Lirik Lagu Manuk Dadali

Lagu Daerah Jawa Barat -Manuk Dadali (Cipt. Sambas Mangundikarta)


Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang
Kukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk
Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk

Saha anu bisa nyusul kana tandangna
Tandang jeung pertentang taya bandingannana
Dipikagimir dipikaserab ku sasama
Taya karempan kasieun leber wawanenna

Refrain :
Manuk dadali manuk panggagahna
Perlambang sakti Indonesia Jaya
Manuk dadali pangkakoncarana
Resep ngahiji rukun sakabehna

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri
Silih pikanyaah teu inggis bela pati
Manuk dadali ngandung siloka sinatria
Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Lirik Lagu Es Lilin

Lagu Daerah Jawa Barat - Es Lilin (Cipt : NN)

Es lilin mah didorong-dorong
dibantun mah dibantun ka Sukajadi
abdi isin dunungan samar kaduga
sok inggis mah aduh henteu ngajadi

Es lilin mah ceuceu buatan Bandung
dicandak mah geuning ka Cipaganti
abdi isin jungjunan duh bararingung
sok inggis mah aduh henteu ngajadi

Itu saha dunungan nu nungtun munding
digantelan geuning ku saputangan
itu saha dunungan ku ginding teuing
sing horeng mah aduh geuning jungjunan

Es lilin mah ceuceu dikalapaan
raosna mah geuningan kabina-bina
abdi alim dunungan paduduaan
sok sieun mah dibantun kamana-mana

Kamana mah geuningan ngaitkeun kincir
ka kaler mah ka kaler katojo bulan
kamana mah dunungan ngaitkeun pikir
moal paler geuningan da ku sabulan

Lirik Lagu Cingcangkeling

Lagu Daerah Jawa Barat - Cing Cangkeling  (Cipt NN)


Dengkleung dengdek buah kopi raranggeuyan
Keun anu dewek ulah pati di heureuyan

Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten
Plos ka kolong bapak satar buleneng

Kleung dengdek buah kopi rarang geuyan
Keun anu dewek ulah pati di heureuyan

Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten
Plos ka kolong bapa satar buleneng

Lirik Lagu Bubuy Bulan

Lagu Daerah Jawa Barat - Bubuy bulan (Cipt. Benny Korda)

Bubuy bulan sangray bentang
Panon poe
Panon poe disasate

Unggal bulan
Unggal bulan abdi teang
Unggal poe
Unggal poe oge hade

Situ Ciburuy
laukna hese dipancing
Nyeredet hate
Ningali ngeplak caina

Duh eta saha
Nu ngalangkung unggal enjing
Nyeredet hate
Ningali sorot socana

Lirik Lagu Bajing Luncat

Lagu Daerah Jawa Barat - Bajing Luncat (Cipt. Kosaman Djaya)


Bajing luncat, bajing luncat
Ka astana aduh

Abdi lepat narosan
Teu ti anggalna

Bajing luncat, bajing luncat
Ka astana ieuh

Abdi lepat narosan
Teu ti anggalna

Ku teu sangka salira bet
luas pisan

Teu hawatos
Ka nu kesel ngantos ngantos

Api api teu emut kana pasini
Pasini pakait ati
duh pakait ati ...

Lirik Lagu Soleram

Soleram
Soleram soleram soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya
Satu dua tiga dan empat
Kalau tuan dapat kawan baru
kawan lama dilupakan jangan
Kalau tuan dapat kawan baru
kawan lama dilupakan jangan
Jalan-jalan ke pasar baru
jangan lupa belilah roti
Ini lagu jaman tempo dulu tuan
Mungkin sekarang dikenang kembali
Ini lagu jaman tempo dulu tuan
Mungkin sekarang dikenang kembali
Soleram soleram soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipiny

Lirik Lagu Surilang

Lirik Lagu Daerah Betawi - Surilang


Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan)
Ada hujan rintik perlahan (surilang jot-njotan)
Rahmat Tuhan semesta alam (surilang jot-njotan)
Eh sayang disayang
Kagak gune cantik rupawan aduh sayang
Kagak gune cantik rupawan eh sayang aduh sayang
Kalo kagak suka sembahyang

Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan)
Burung elang di pinggir jalan (surilang jot-njotan)
Dideketin eh malah terbang (surilang jot-njotan)
Eh sayang disayang
Sie-sie puasa sebulan aduh sayang
Sie-sie puasa sebulan eh sayang aduh sayang
Kalo cuma ngomongin orang

Pantun ini ya tuan pantun nasehat
Didengerin ya nona buat dijalanin
Kalau sebel en kesel (en sebel eh kesel)
Maapin aje (eh biarin aje)
Pahalenye eh buat kite sendiri

Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan)
Kue cubit di atas nampan (surilang jot-njotan)
Jadi sehat kalo dimakan (surilang jot-njotan)
Eh sayang disayang
Tiada gune uang disimpan aduh sayang
Tiada gune uang disimpan eh sayang aduh sayang
Kalo zakat enggak dibayarkan

Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan)
Baek ati ente lakuin (surilang jot-njotan)
Kagak rugi aye jaminin (surilang jot-njotan)
Eh sayang disayang
Naek haji niatin aduh sayang
Naek aji kite niatin eh sayang aduh sayang
Haji mabrur kite dambain

Lirik Lagu Sirih Kuning

Lirik Lagu Daerah Betawi - Sirih Kuning


Kalau tidak, nona, karena bulan, sayang
Tidaklah bintang, ya nona, tidaklah bintang ya nona
meninggi hari
Kalau tidak, nona, karena tuan, sayangv Tidaklah kami, ya nona, tidaklah kami, ya nona
sampai kemari
Sirih kuning, nona, batangnya ijo, nona
Yang putih kuning, ya nona, yang putih kuning, ya nona
memang sejodo

Ani-ani, nona, bukannya waja, sayang
Dipakailah anak, ya nona, dipakailah anak. ya nona
patah tangkainya
Kami nyanyi, nona, memang sengaja, sayang
Lagunya asli, ya nona, lagunya asli, ya nona
pusaka lama
Sirih kuning, nona, lagi ditampin, nona
Kami menyanyi, ya nona, kami menyanyi, ya nona
mohon berhenti

Lirik Lagu Ronggeng Jakarta

Lirik Lagu Daerah Betawi - Ronggeng Jakarta


Takdir tak dapat aku pungkiri
terserah Tuhan Khalikul Bahri
Hanya kerjaku sepanjang hari
merangkai madah di sanubari

Aku menyanyi anda menari
aku bersuara anda gembira
Tetapi anda tak pernah m'rasa
dalam menyanyi jiwa tersiks

Lirik Lagu Ondel-ondel

Lirik Lagu Daerah Betawi - Ondel  Ondel


Nyok, kite nonton ondel-ondel
Nyok, kite ngarak ondel-ondel
Ondel-ondel ade anaknye
Anaknye ngigel ter-iteran

Mak, bapak ondel-ondel ngibing
Ngarak penganten disunatin
Goyangnye asyik endut-endutan
Nyang ngibing igel-igelan

Plak gumbang gumplak plak plak
Gendang nyaring ditepak
Yang ngiringin nandak
Pade surak-surak

Tangan iseng ngejailin
Kepale anak ondel-ondel
Taroin puntungan
Rambut kebakaran

Anak ondel-ondel jejingkrakkan
Kepalenye nyale bekobaran
Yang ngarak pade kebingungan
Disiramin aer comberan

Lirik Lagu Lenggang Kangkung

Lirik Lagu Daerah Betawi - Lenggang Kangkung




Lenggang lenggang kangkung kangkung di Kebon K’lapa
Lenggang lenggang kangkung kangkung di Kebon K’lapa
Nasib sungguh beruntung punya kekasih suka tertawa
Nasib sungguh beruntung punya kekasih suka tertawa
Lenggang lenggang kangkung kangkung dari Semarang
Lenggang lenggang kangkung kangkung dari Semarang
Nasib tidak beruntung punya kekasih direbut orang
Nasib tidak beruntung punya kekasih direbut orang

Lirik Lagu Kicir-kicir

Lirik Lagu Daerah Betawi - Kicir-Kicir


kicir kicir ini lagunya
lagu lama ya tuan dari jakarta
saya menyanyi ya tuan memang sengaja
untuk menghibur menghibur hati nan duka
burung dara burung merpati
terbang cepat ya tuan tiada tara
bilalah kita ya tuan suka menyanyi
badanlah sehat ya tuan hati gembira
buah mangga enak rasanya
si manalagi ya tuan paling ternama
siapa saja ya tuan rajin bekerja
pasti menjadi menjadi warga berguna

Lirik Lagu Keroncong Kemayoran

Lirik Lagu Daerah Betawi - Keroncong Kemayoran


La la la la la la la laaa
Laju laju perahu laju
Jiwa manis indung di sayang
La la la la la la la la laaa
Laju sekali laju sekali ke surabaya
Belenong di pinggir kali
Dengan Keroncong senang sekali
La la la la la la la laaa
Boleh lupa kain dan baju
Jiwa manis indung di sayang
La la la la la la la la laaa
Janganlah lupa janganlah lupa kepada saya
Keladi dalam almari
Yang baik budi yang saya cari
La la la la la la la laaa
Boleh lupa kain dan baju
Jiwa manis indung di sayang
La la la la la la la la laaa
Janganlah lupa janganlah lupa kepada saya
Merpati terbang melayang
Cinta sejati Slalu terbayang
Kedondong di atas peti
Ini keroncong mohon berhenti
Semogalah semua senang di hati

Lirik Lagu Jali-jali

Lirik Lagu Daerah Betawi Jali - Jali


ini dia si jali-jali
lagunya enak lagunya enak merdu sekali
capek sedikit tidak perduli sayang
asalkan tuan asalkan tuan senang di hati
palinglah enak si mangga udang
hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang
palinglah enak si orang bujang sayang
kemana pergi kemana pergi tiada yang m’larang

disana gunung disini gunung
hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati
disana bingung disini bingung sayang
samalah sama samalah sama menaruh hati
jalilah jali dari cikini sayang
jali-jali dari cikini jalilah jali sampai disini

Selasa, 16 Mei 2017

Nama-nama Kabupaten di Papua

Papua

Berikut adalah daftar 28 kabupaten dan 1 kota di provinsi Papua per 2017
No. Kabupaten/Kota Pusat pemerintahan Bupati/Wali Kota Distrik Kelurahan/kampung Logo
Coat of arms of Papua.png
Lokasi
1 Kabupaten Asmat Agats Elisa Kambu 19 -/221
Lambang Kabupaten Asmat.jpeg
PAPUA - KAB. ASMAT.png
2 Kabupaten Biak Numfor Biak Thomas Alfa Edison Ondi 19 14/254
Lambang Kabupaten Biak Numfor.jpg
Petabiaknumfor.png
3 Kabupaten Boven Digoel Tanah Merah Benediktus Tambonop 20 -/112
Logo BOVENDIGOEL.jpg
PAPUA - KAB. BOVEN DIGOEL.png
4 Kabupaten Deiyai Tigi Dance Takimai 5 -/67
Lambang Kabupaten Deiyai.jpg
PAPUA - KAB. DEIYAI.png
5 Kabupaten Dogiyai Kigamani Herman Auwe (Plt.) 10 -/79
Kabdogiyai.jpg
PAPUA - KAB. DOGIYAI.png
6 Kabupaten Intan Jaya Sugapa Natalis Tabuni 8 -/97
Logo Kabupaten Intan Jaya.jpg
KAB. INTAN JAYA.png
7 Kabupaten Jayapura Sentani Mathius Awoitauw 19 5/139
Lambang Kabupaten Jayapura.jpeg
PAPUA - KAB. JAYAPURA.png
8 Kabupaten Jayawijaya Wamena Wempi Wetipo 40 4/328
Lambang Kabupaten Jayawijaya.png
PAPUA - KAB. JAYAWIJAYA.png
9 Kabupaten Keerom Waris Celcius Watae 11 -/91
Lambang Kabupaten Keerom.jpeg
PAPUA - KAB. KEEROM.png
10 Kabupaten Kepulauan Yapen Serui Tonny Tesar 14 5/160
Lambang Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.jpg
PAPUA - KAB. KEPULAUAN YAPEN.png
11 Kabupaten Lanny Jaya Tiom Sendius Wonda (Pj.) menggantikan Befa Yigibalom 39 1/354
Logo Kabupaten Lanny Jaya.jpg
Peta Kabupaten Lanny Jaya.png
12 Kabupaten Mamberamo Raya Burmeso Dorinus Dasinapa 8 -/69
Lambang Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.jpg
PAPUA - KAB. MAMBERAMO RAYA.png
13 Kabupaten Mamberamo Tengah Kobakma Ricky Ham Pagawak 5 -/59
Logo pemkab MamberamoTengah.png
PAPUA - KAB. MAMBERAMO TENGAH.png
14 Kabupaten Mappi Kepi Ribka Haluk (Pj.) menggantikan Stefanus Kaisma 15 2/162
Lambang Kabupaten Mappi.jpg
PAPUA - KAB. MAPPI.png
15 Kabupaten Merauke Merauke Frederikus Gebze 20 11/179
Lambang Kabupaten Merauke.jpg
PAPUA - KAB. MERAUKE.png
16 Kabupaten Mimika Timika Eltinus Omaleng 18 19/133
Lambang Kabupaten Mimika.jpg
PAPUA - KAB. MIMIKA.png
17 Kabupaten Nabire Nabire Isaias Douw 15 9/72
Lambang kabupaten nabire.jpg
PAPUA - KAB. NABIRE.png
18 Kabupaten Nduga Kenyam Doren Wakerkwa (Pj.) menggantikan Yairus Gwijangge 32 -/248
Logo Kab. Nduga.jpg
Peta Kabupaten Nduga.png
19 Kabupaten Paniai Enarotali Hengki Kayame 23 5/216
Lambang Kabupaten Paniai 2002.jpg
PAPUA - KAB. PANIAI.png
20 Kabupaten Pegunungan Bintang Oksibil Costan Oktemka 34 -/277
Lambang kab peg bintang.jpg
Kabupaten Pegunungan Bintang.png
21 Kabupaten Puncak Ilaga Willem Wandik 25 -/206
LOGO KABUPATEN PUNCAK.png
Peta Kabupaten Puncak.png
22 Kabupaten Puncak Jaya Kotamulia Henok Ibo 26 3/302
Lambang Kabupaten Puncak Jaya.jpg
PAPUA - KAB. PUNCAK JAYA.png
23 Kabupaten Sarmi Sarmi Elia Loupatty (Pj.) menggantikan Mesak Manibor 10 2/92
Lambang Kabupaten Sarmi.png
Peta Kabupaten Sarmi.png
24 Kabupaten Supiori Sorendiweri Jules F. Warikar 5 -/38
Logo-supiori.jpg
Peta Infrastruktur Kabupaten Supiori (2010).gif
25 Kabupaten Tolikara Karubaga Usman Wanimbo 46 4/541
Lambang Kabupaten Tolikara.png
PAPUA - KAB. TOLIKARA.png
26 Kabupaten Waropen Botawa Yeremias Bisay 11 -/100
Lambang Kabupaten Waropen, Papua.jpg
PAPUA - KAB. WAROPEN.png
27 Kabupaten Yahukimo Sumohai Abock Busup 51 1/510
Lambang Kabupaten Yahukimo.jpg
PAPUA - KAB. YAHUKIMO.png
28 Kabupaten Yalimo Elelim Er Dabi 5 -/300
Logo Kabupaten Yalimo.jpg
PAPUA - KAB. YALIMO.png
29 Kota Jayapura - Daniel Pahabol (Pj.) menggantikan Benhur Tommy Mano 5 25/14
Lambang Kota Jayapura.jpeg
PAPUA - KOTA JAYAPURA.png